Selengkapnya
Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan engkau melihat manusia masuk ke dalam agama Allah berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohon ampunlah kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.(QS. An-Nashr 1-3)
7/30/2011
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa
23.32
Fosma UIN

Dengan Nama ALLAH Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa", (Q.S Al-baqarah:183
Segenap keluarga besar Forum Silaturahmi Mahasiswa (FOSMA)165 UIN Jakarta, mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1432 Hijriah. Semoga dengan ibadah Puasa Ramadhan kali ini bisa menghapuskan dosa-dosa yang berlalu, dan semoga kita dapat meraih cinta tertinggi kita kepada ALLAH diakhir Ramadhan, dan kita kembali fitrah.
7/06/2011
Pantau Macetnya Jakarta via Google Maps di Ponselmu
21.42
M Luthfi Damanhuri
Bagi Anda yang tinggal di Jakarta, kini dapat memanfaatkan Google Maps untuk mengetahui seberapa macetkah jalan yang ingin Anda lalui. Layanan ini dapat dipergunakan di komputer maupun lewat ponsel Anda.
Kali ini saya mencoba versi mobilenya. Dites memakai Nokia E63. Bagi yang belum punya silakan unduh Google Maps di m.google.com/maps. Kemudian jalankan aplikasi tersebut.
* Ini tampilan saat pantauan lalu lintas tidak diaktifkan.
* Untuk mengaktifkan dari Option pilih Layer.
* Kemudian pilih/centang Traffic.
* Maka akan terlihat warna tertentu yang menunjukkan kepadatan jalan.
Warna hitam atau merah menunjukkan kendaraan tidak berjalan cepat alias macet. Sedangkan kuning dan hijau menunjukkan kondisi jalan lebih lancar.
Anda juga bisa mengakses via browser di maps.google.co.id. Aktifkan Lalu lintas/Traffic melalui menu di sebelah kanan atas, dibawah kotak Peta
Data Google Maps ini disediakan oleh sebuah perusahaan lokal dan juga dari pengguna. Google akan mengambil data dari pengguna Google Maps yang gps dan my locationnya diaktifkan, sehingga bisa menentukan berapa cepat orang tersebut berpindah tempat di jalan raya.
Sayangnya baru tersedia di peta Jakarta. Di daerah lain fitur ini tidak berfungsi. Mengenai keakuratannya silakan dicoba sendiri, terutama jika Anda sedang berada di ibukota.
Semoga Bermanfaat
Selengkapnya
6/15/2011
Saksikan Gerhana Bulan Total Malam Ini
07.32
Fosma UIN

Dini hari nanti, masyarakat Indonesia bisa menyaksikan peristiwa alam yang cukup langka, gerhana bulan total.
Gerhana bulan ini akan mulai Kamis (16/6/2011) pukul 01.22 WIB hingga 05.22 WIB, dan akan terlihat jelas jika kondisi langit cerah.
Peneliti Observatorium Bosscha Evan Irawan Akbar mengatakan, gerhana kali ini merupakan yang pertama di tahun 2011. Selain dini hari nanti, gerhana bulan total juga akan terjadi pada 10 Desember 2011 mendatang.
"Ini gerhana bulan total pertama di tahun ini. Semua masyarakat di seluruh wilayah Indonesia dapat dengan jelas menyaksikannya," ujar Evan saat dihubungi INILAH.COM, Rabu (15/6/2011).
Ia menambahkan, para peneliti Bosscha akan melakukan pengamatan terhadap gerhana kali ini. Pengamatan akan menggunakan teropong kecil milik Bosscha.
"Kita tidak akan menggunakan teropong yang besar, karena hasilnya tidak maksimal. Lebih asyik pakai teropong yang kecil, jadi kita bisa lihat prosesnya secara lebih detil," jelas dia.
Namun, Evan mengatakan, pengamatan nanti tidak dibuka untuk umum. Meski demikian, bagi masyarakat yang ingin menyaksikan hasil pengamatan peneliti Bosscha, bisa melalui video streaming di http://bosscha.itb.ac.id.
"Kami sudah bekerjasama dengan Kominfo untuk video streaming ini. Jadi masyarakat nggak perlu jauh-jauh datang ke Lembang, cukup menyaksikannya lewat internet," ungkapnya.[den]
sumber: inilah.com
Besok Pagi Bulan akan 'Berdarah'
07.16
Fosma UIN

Dini hari esok, posisi bulan berada dalam umbra (bayangan Bumi). Hal ini menyebabkan bulan mengalami gerhana. Menariknya, saat itu bulan akan tampak ‘berdarah’.
Peneliti Senior Astronomi dan Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Prof Dr Thomas Djamaluddin mengatakan, posisi bulan akan berada di dalam umbra dini hari ini. Ini membuat bulan mengalami gerhana.
Menariknya, gerhana bulan kali ini akan membuat bulan tampak ‘berdarah’. “Proses bulan berwarna merah secara perlahan bisa dilihat mulai 01.22 WIB di arah timur. Dominan warna merah bisa disaksikan pada 02.22 WIB,” papar pria yang akrab disapa Thomas itu saat dihubungi INILAH.COM via telepon (15/6).
Menurutnya, gerhana tak selalu membuat bulan berwarna merah. “Warna merah dipengaruhi kualitas udara, terutama jika kondisi atmosfer berdebu karena abu gunung api. Hal ini bisa membuat bulan berwarna merah."
Secara umum, gerhana yang membuat bulan berwarna merah atau hitam hanyalah kondisi biasa. Bagi Anda yang ingin melihat fenomena ini, Anda tak membutuhkan alat bantuan untuk bisa melihatnya.
Namun, menggunakan teleskop atau teropong akan membuatnya lebih baik lagi," katanya.
Sumber: inilah.com





